Takraw Pak Menteri dan Anak Kosan Penyumbang 3 Sepeda di Acara Dies Natalis Unhas Ke-62
Editor : Husna Quila Qariska I Minggu,
9 September 2018 - 11.30 WITA l
Penyumbang 3 sepeda dalam acara Dies Natalis
Unhas ke-62, Minggu (9/9). Jamsir alumni
Fakultas Teknik tahun 1998 Universitas Hasanuddin, mengaku sangat bangga pernah
seatap dan menyehatkan tubuh dengan bermain takraw bersama orang nomor satu di
pertanian Indonesia.
Jamsir, bercerita kisah hidup di dunia
perkuliahan bukanlah hal yang mudah. Namun ia tetap santai menjalani semua permasalahan
hidup yang menyapa. Menjadi anak kosan dengan kebiasaan sehat seperti olahraga
dan memakan makanan sehat sangat jarang ia lakukan, dikarenakan keterbatasan
ekonomi.
Cuma mengandalkan ketahanan tubuh yang menjadi
bekal utama anak yang hidup di kampung. Waktu luang yang tersedia dimanfaatkan
untuk mencari tempat yang dapat digunakan bermain takraw. Bermain takraw adalah
kegemaran pak menteri dan Jamsir namun karena jadwal perkuliahan yang padat
mengharuskannya lebih jarang bermain takraw.
"Terkadang pada hari libur saya dan
pak menteri keliling unhas untuk mencari tempat yang tepat dimanfaatkan untuk
bermain takraw ". Katanya kepada Identitas.
Bermain di atas tumpukan tanah dan percikan
batu kerikil kecil adalah hal yang tak bisa dilupakan oleh Jamsir, terkadang telapak
dan jemari kakinya harus menahan rasa perih, karena kondisi kampus yang masih
sangat sederhana dan fasilitas yang disediakan tak seperti saat ini. Bertahan dengan
olahraga sederhana tak menjadikannya cepat lelah namun berkat olahraga dan mimpi sederhana ia mampu menjadi pengusaha sukses.
Kesehatan dan kesuksesan adalah hal yang harus
disandingkan agar kelak kesuksesan tak menghianati kita dengan kesakitan raga. Olahraga
adalah hal nyata yang harus kita lakukan sebagai wujud kesyukuran kita kepada
sang pencipta, kelak ketekunan kita
berolahraga kan terbalaskan dengan kesehatan yang kita nikmati di masa yang akan
datang.

Komentar
Posting Komentar